Menu Close

Informasi Program Studi

Informasi Akademik

Informasi Pedoman dan Jadwal Kegiatan 

Rilis Berita

PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT MULTITAHUN “PPUPIK: PUSAT PRODUKSI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER UNIVERSITAS MATARAM”

Dr. Aliefman Hakim, M.Si., Prof. Dr. A. Wahab JufriM.Sc., Dr. Abdul Aziz Bagis, M.M, Baiq Rosyida Dwi Astuti, SE, M.Sc.Ak.CA.,

Prodi Pendidikan Kimia, FKIP Universitas Mataram, Mataram (NTB).e-mail: aliefman@unram.ac.id

Senyawa metabolit sekunder sangat dibutuhkan oleh peneliti (dosen/mahasiswa) dan industri obat herbal sebagai bahan baku obat, bahan baku sintesis molekul target, senyawa bioaktif, dan senyawa model (lead coumpounds). Senyawa metabolit sekunder juga sangat diperlukan dalam pembelajaran untuk kegiatan praktikum bidang ilmu kimia, farmasi, dan kedokteran. Namun sampai saat ini, belum ada produsen yang memasok senyawa metabolit sekunder di Indonesia. Kelangkaan senyawa metabolit sekunder tersebut, menyebabkan konsumen harus membelinya dari luar negeri dengan harga yang sangat mahal. Dilain pihak, Indonesia memiliki banyak keanekaragaman tumbuhan yang menjadi sumber dari senyawa metabolit sekunder. Berdasarkan permasalahan tersebut, Tim membangun Pusat Produksi Senyawa Metabolit Sekunder (PP-SMS) Universitas Mataram yang akan berperan sebagai produsen senyawa metabolit sekunder di Indonesia melalui Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK).

Program Kemitraan Masyarakat Kompetitif Nasional​

PELATIHAN PENGEMBANGAN PRAKTIKUM KIMIA BERBASIS KIMIA KOMPUTASI PADA GURU KIMIA DI KOTA MATARAM NTB
Dr. Saprizal Hadisaputra, M.Sc, Dr.rer.nat. Lalu Rudyat Telly Savalas, M.Si, Agus Dwi Ananto, S.Pd., M.Sc (Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP Universitas Mataram) Email: rizal@unram.ac.id
 Ilmu kimia adalah ilmu yang berbasis teori dan ekperimen. Jika dalam proses pembelajaran kimia hanya didominasi oleh teori tanpa adanya praktek maka dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman siswa pada materi tersebut masih kurang optimal. Selain itu, proses pembelajaran kimia yang hanya menekankan pada teori saja tanpa praktek akan cenderung membosankan, kurang diminati dan akhirnya siswa menganggap bahwa pelajaran kimia itu sulit. Selanjutnya banyaknya konsep kimia yang bersifat abstrak yang harus diserap siswa dalam waktu relatif terbatas menyebabkan banyak siswa gagal dalam belajar kimia.
Pembelajaran kimia di Kota Mataram jarang melakukan praktek kimia. Hal ini terjadi karena kegiatan praktikum kimia yang akan dilakukan menghadapi banyak kendala seperti kurangnya ketersediaan peralatan laboratorium, kegiatan praktikum kimia membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tingkat resiko praktek kimia yang tinggi dan kendala pengelohan limbah siswa praktikum serta tidak semua sekolah di Mataram memiliki laboratorium kimia.
Kegiatan pengabdian ini dapat memberikan solusi bagi permasalahan di atas melalui pelatihan dan pendampingan kegiatan praktikum berbasis aplikasi kimia komputasi. Metode kimia komputasi bersifat sangat fleksibel, hampir semua materi praktek kimia baik level sederhana maupun dengan tingkat kesulitan tinggi dapat dimodelkan dengan baik menggunakan kimia komputasi. Keuntungan lain penggunaan kimia komputasi sebagai alternatif praktek kimia di sekolah adalah biayanya murah, memiliki tingkat akurasi yang tinggi, mempersingkat waktu praktek, tidak berbahaya dan tentu dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi kimia secara optimal

Acta Chimica Asiana

Jurnal Nasional Terindeks Sinta 3.
Ketua dewan Redaksi: Dr.rer.nat. Lalu Rudyat Telly Savalas, M.Si
Acta Chimica Asiana (online ISSN 2550-0503, print ISSN 2550-049x) is a peer-reviewed, open access journal that publishes high-quality original research articles as well as review articles in all areas of Chemistry, including Chemical Education and Chemical Engineering. Significant finding that is insufficient to be presented as comprehensive paper but needs to reach the reader immediately may also be submitted as a short communication. The editors welcome original contributions that have not been published and are not under consideration elsewhere. This journal owned by the Himpunan Kimia Indonesia Cabang Nusa Tenggara (Indonesian Chemical Society, Chapter Nusa Tenggara) in collaboration with the University of Mataram. All papers published free of charge. Upon request, language assistance may also be provided to ensure valuable works in chemistry meet their readers.

Chemistry Education Practice

Proses Akreditasi Nasional
Ketua Dewan Redaksi : Dr. Yunita Arian Sani Anwar, M.Si
Chemistry Education Practice (ISSN Cetak 2654-8119 dan ISSN Online 2656-3940) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Jurnal ini merupakan jurnal open access. Jurnal Chemistry Education Practice mencakup semua aspek penelitian dan praktik pendidikan kimia. Jurnal ini menerbitkan makalah penelitian asli, komunikasi singkat, diseminasi, diskusi penelitian, pengalaman dan perspektif di berbagai aspek pendidikan kimia, pengembangan pengajaran, proyek dan inovasi pendidikan, metodologi pembelajaran dan teknologi baru dalam pembelajaran kimia. Jurnal Chemistry Education Practice diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu setiap bulan Mei dan November.​

Mahasiswa Pendidikan Kimia mengikuti PPL SEA Teacher Project ke Bangkok, Thailand 2018.

Hayani menulis:
What an experience, fellas! Experience is the best teacher. Itulah yang menjadi kalimat yang membawa saya ke tempat ini. Berani mencoba, tentu mencoba hal baru. Berani melakukan hal diluar batas kemampuan meski keliru dan harus mengulang. Berani melangkahkan kaki ke tempat yang bahkan saya tidak pernah terpikir akan bisa sampai di tempat ini. Ya, modal berani inilah yang mengantarkan saya sampai ke tempat ini.
Saya Hayani. Mahasiswa Pendidikan Kimia Universitas Mataram yang menjadi salah satu perwakilan Program Studi saya untuk mengikuti program SEA Teacher Project ke Bangkok, Thailand 2018 silam. SEA Teacher Project atau Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia ini merupakan program yang diinisiasi oleh Southeast Asian Ministers of Education (SEAMEO) yang melibatkan negara-negara di Asia Tenggara di antaranya Filipina, Thailand, dan Indonesia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Asia Tenggara dan merevitalisasi pendidikan guru, juga untuk terus membangun dan meningkatkan kualitas guru di wilayah negara asal.
Program SEA Teacher  ini sudah berlangsung selama kurang lebih 4 tahun dan terdiri dari beberapa Batch. Saya sendiri termasuk dalam kelompok Batch 5. Project Batch 5 ini berlangsung dari bulan Januari hingga Februari 2018 dengan MoU yang telah ditandatangani oleh kurang lebih 57 perwakilan universitas dari dalam dan luar negeri yaitu 26 diantaranya merupakan universitas-universitas Indonesia, 19 universitas dari Filipina, dan 12 universitas dari Thailand.
Saya bersama 10 teman saya yang berasal dari universitas yang berbeda dan latar belakang jurusan yang berbeda di tempatkan di sebuah universitas di Bangkok, namanya Pranakhon Rajabhat University (PNRU). Ini adalah kampus host kami. Pekan pertama, kami melalui masa orientasi. Kami diajak berkeliling area kampus, mengunjungi ruang belajar mahasiswanya, juga di ajak berkeliling kantin kampus untuk diberitahu kantin mana yang menyediakan halal food. Kami juga diberikan pengenalan lebih dalam terkait program yang kami ikuti dan kegiatan apa saja yang harus kami laksanakan. Ajarn wilaichit membagikan kami sekolah tempat kami akan mengajar (ajarn adalah sebutan untuk guru/ dosen). Tidak hanya itu, dihari ketiga pekan pertama ini ada agenda Cultural Exchange. Kami membuat masakan-masakan khas Indonesia dan dicicipi oleh teman-teman dari Thai dan begitu sebaliknya. Pekan pertama sangat membantu kami, terutama bagi saya yang merupakan satu-satunya mahasiswa yang mengajar kimia di kelompok itu sementara yang lainnya mengajar bahasa inggris. Saya dan 3 orang teman saya ditempatkan disebuah sekolah yang keren namanya Princess Chulaborn Science High School, Phatumthani. Sekolah ini berfokus pada pengembangan kemampuan siswa pada matematika, ilmu pengetahuan, teknologi dan lingkungan untuk mensupport perkembangan ilmu pengetahuan profesional di Thailand.
Pekan kedua dan seterusnya dilanjutkan dengan penyusunan lesson plan yang akan digunakan untuk mengajar di kelas. Saya sangat senang dan merasa nyaman mendapatkan seorang school mentor yang ramah dan super baik karena membimbing saya dalam menyusun lesson plan serta mengarahkan saya terkait materi yang akan saja ajarkan selama Teaching Week. Pekan ini merupakan masa tersulit. What a challenging week! Karna saya harus mengajar dan menjelaskan mereka materi kimia dengan bahasa inggris. Sesekali saya mengajar mereka dengan intonasi yang sangat pelan karena tidak semuanya mengerti bahasa inggris dengan baik. Pembelajaran kimia pun saat itu banyak kami lakukan di laboratorium karna sekolah ini science oriented. Saya diperkenalkan dengan ekstrakurikuler disekolah itu,salah satunya  di ajak berkeliling ke kebun hidrofonik yang mereka punya,  juga tidak jarang menemani anak murid saya ke universitas-universitas untuk coaching  tentang project sains mereka. They are amazing! I proud.
Alamat
  • Lantai 2 Gedung E, FKIP Universitas Mataram

    Jln. Majapahit No. 62 Mataram, NTB

  • pendidikankimia@unram.ac.id
  • (315) 435 77 16
  • (315) 435 77 33