Menu Close

VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

Mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran program studi, serta pihak-pihak yang dilibatkan

Visi, misi, tujuan dan sasaran Program Studi Pendidikan Kimia disusun oleh program studi dengan melibatkan berbagai komponen baik internal maupun eksternal. Komponen internal yang dilibatkan adalah jurusan, fakultas, senat fakultas, dan mahasiswa. Sedangkan pihak eksternal yang dilibatkan adalah  alumni, gugu-guru mata pelajaran Kimia, Kepala Sekolah, Kepala Dinas. Substansi rumusan  visi, misi, tujuan dan sasaran program studi mengacu pada kebutuhan masyarakat, visi, misi, tujuan dan sasaran fakultas dan potensi program studi. Mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan, sasaran, dan strategi Program Studi secara rinci sebagai berikut.

  • Program studi menyelenggarakan workshop penyusunan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang urgensi, langkah, dan rumusan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi serta rencana strategis program studi.
  • Mengumpulkan data untuk penyusunan, visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran dan renstra program studi yang dilakukan oleh tim kecil.
  • Tim kecil menyusun rumusan dalam bentuk draf.
  • Draft yang dihasilkan oleh tim kecil dibahas di program studi dengan melibatkan seluruh dosen program studi Pendidikan Kimia.
  • Pembahasan lebih lanjut dilakukan melalui kegiatan lokakarya dengn melibatkan berbgai komponen terkait.
  • Hasil lokakarya dirumuskan kembali oleh tim kecil menjadi visi, misi, tujuan, dan sasaran serta renstra program studi final.

Visi Program Studi

Menjadi Program Studi yang menghasilkan calon tenaga pendidik dan kependidikan dalam bidang kimia yang berkualitas dan berdaya saing internasional melalui pendidikan dan pembelajaran berbasis riset pada tahun 2025

Misi  Program Studi

  • Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas untuk menghasilkan sarjana pendidikan kimia yang memenuhi kompetensi berstandar nasional dan mampu berperan di era global
  • Melaksanakan penelitian untuk mengembangkan pendidikan kimia yang berbasis kearifan lokal dan mempublikasikannya secara nasional dan internasional.
  • Memberikan layanan kepada masyarakat secara profesional dalam bidang ilmu kimia dan pendidikan kimia.
  • Membangun dan memperkokoh jejaring dan kemitraan dengan stakeholder di tingkat nasional dan internasional.
Tujuan  Program Studi
 
Menghasilkan lulusan dalam bidang pendidikan kimia melalui pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas.
  • Menghasilkan karya penelitian dan pengkajian dalam bidang pendidikan kimia dan terapannya yang relevan dengan kebutuhan.
  • Mengaplikasikan hasil penelitian dan kajian untuk keperluan pendidikan dan penentuan arah kebijakan.
  • Menyiapkan mahasiswa yang berminat untuk mengajar di sekolah bertaraf internasional/unggul

Sasaran dan Strategi Pencapaiannya

Sasaran Program Studi Pendidikan Kimia Strategi Pencapaiannya

A.

  • Meningkatnya jumlah mahasiswa yang lulus tepat waktu( 8 semeseter) menjadi 75 % pada tahun 2019.
  • Turunnya persentase angka drop out mahasiswa menjadi maksimal 3 % pada tahun 2019
  • (Meningkatnya) IPK rata-rata lulusan menjadi 3,50 pada tahun 2019.

 

  1. Penyetaraan kemampuan dasar input   mahasiswa dan kuliah bersama
  2. Pengembangan kualitas layanan pendidikan dan Pembelajaran
  3. Peningkatan kualitas program pengalaman lapangan
  4. Peningkatan kualitas praktikum
  5. Peningkatan kualitas dan kuantitas Dosen
  6. Peningkatan kualitas dan kuantitas laboran dan teknisi laboratorium
  7. Peningkatan kualitas dan kuantitas alat pendidikan
  8. Peningkatan kualitas sarana dan prasarana . pendidikan dan pembelajaran
  9. Melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan hasil belajar mahasiswa pada akhir semester IV dan akhir semester VI serta melakukan tindak lanjut terhadap mahasiswa yang dinilai tidak akan dapat menyelesiakan studi tepat waktu.
  10. Mengintensifkan pelaksanaan bimbingan seperti bimbingan akademis oleh dosen pembimbing akademis, bimbingan skripsi,
  11. Mengintensipkan program Kuliah Semester Pendek (KSP)
  12. Menyiapkan bahan ajar untuk seluruh mata kuliah

B.

Meningkatnya perolehan jumlah PKM menjadi 8 PKM per tahun dan meningkatnya jumlah mahasiswa yang meraih prestasi di berbagai kompetisi sampai di tingkat nasional.

Bekerja sama dengan HMPS melakukan pembinaan kepada mahasiswa melalui workshop dengan menghadirkan pakar

C.

  • Tertata kurikulum program studi yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat bahan ajar dimiliki secara lengkap pada setiap mata kuliah pada tahun 2017.
  • Diterapkannya kurikulum berbasis KKNI pada tahun 2015
  1. Mengadakan evaluasi terhadap kurikulum yang telah diterapkan untuk meningkatkan relevansi pendidikan dengan mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan daerah, regional, nasional maupun internasional agar lulusan mampu berkompetisi sampai di tingkat internasional.
  2. Mengikuti workshop kurikulum berbasis KKNI   baik di tingkat regional maupun nasional
  3. Merekonstruksi kurikulum

D.

Meningkatnya jumlah dosen   yang berkualifikasi S3 menjadi 50 % pada tahun 2019.

Program Studi mengajukan anggaran khusus untuk membantu studi lanjut dosen baik yang mendapat beasiswa maupun yang tidak memperoleh beasiswa

E.

Meningkatnya produktivitas dosen dalam penelitian dan pengabdian masyarakat menjadi minimal 2 penelitian dan 2 pengabdian masyarakat per tahun per dosen.

Program Studi mendukung Universitas dan Fakultas mendatangkan reviewer dari Perguruan Tinggi lain yang berpengalaman di bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat

F.

Meningkatnya pubilkasi ilmiah dosen melalui seminar minimal 1 publikasi per dosen per tahun, 1 publikasi dalam jurnal terakreditasi per dosen per tahun dan 4 publikasi di jurnal internasional pada tahun, minimal menulis  2019

 

  1. Program Studi bersama fakultas dan universitas melaksanakan pengembangan program pelatihan penulisan karya ilmiah
  2. Mengusulkan dana publikasi di jurnal internasional kepada universitas

G.

Terbentuknya jejaring dan kemitraan dengan lembaga lain di daerah, regional, nasional dan tingkat  internasional.

  1. Membuat program kerja sama dengan berbagai  lembaga seperti, Dinas Dikpora, MGMP, LPMP, Kanwil Kemenag, dan  sebagainya
  2. Mendorong kepada dosen yang pernah studi di luar negeri untuk membangun komunikasi secara intensip untuk mengarah ke pembentukan jejaring kemitraan