Kamis, 27 Oktober 2022 – Prodi Pendidikan Kimia – FKIP – Universitas Mataram melakukan kunjungan lapangan ke Kantor BMKG – Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat. Kunjungan Lapangan ini diikuti oleh semua Mahasiswa/i  semester V kelas A dan B sebagai salah satu pertemuan mata kuliah Kimia Lingkungan yang diisi oleh Praktisi BMKG yaitu Bapak Restu Patria M dan Ibu Suci Agustiarini. Kunjungan lapangan bertujuan untuk menambah wawasan para mahasiswa mengenai unsur iklim dan kualitas udara beserta peralatan-peralatan pengamatan yang digunakan. Bapak Restu selaku Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Klimatologi NTB yang juga sebagai dosen praktisi dalam sambutannya menerima para mahasiswa menyampaikan ucapan selamat datang dan menjelaskan terkait apa saja yang akan dilakukan selama kunjungan lapangan ini.

Gambar 1. Bapak Restu dan Ibu Suci menerima kehadiran para mahasiswa di Stasiun Klimatologi NTB

“Kunjungan lapangan dibagi menjadi 3 sesi yaitu pengenalan alat-alat di laboratoriun kualitas udara, pengenalan alat-alat di taman alat serta pengenalan ruang kerja observasi dan analisa” jelas Restu kepada mahasiswa. Mahasiswa dibagi menjadi 4 kelompok yang nantinya akan didampingi oleh 5 orang staff Stasiun Klimatologi NTB yaitu Suci Agustiarini, Nindya Kirana, Afriyas Ulfah, Dewo Sulistio Adi W dan Cakra Mahasurya Atmojo P. Pada sesi pertama Ibu Suci yang juga menjadi dosen praktisi menjelaskan berbagai peralatan yang ada di Laboratorium Kualitas Udara. Sesi pertama dilakukan secara bergilir oleh setiap kelompok. Terdapat 3 peralatan utama yaitu Timbangan Analitik untuk mengukur berat kertas Fiber yang digunakan untuk sampling kualitas udara, PH Meter untuk mengukur nilai pH air hujan dan Konduktifitimeter yang digunakan untuk mengkur besrnya daya hantar listrik air hujan.

Gambar 2. Kunjungan ke taman Laboratorium Kualitas Udara Stasiun Klimatologi NTB

Pada sesi ke-2 mahaswa menuju taman alat Stasiun Klimatologi NTB untuk melihat bebrbagai jenis alat-alat yang digunakan dalam mengukur berbagai parameter iklim dan sampling kualitas udara serta air hujan. “Di taman alat Stasiun Klimatologi NTB terinstall berbagai peralatan iklim dan kualitas udara baik peralatan manual dan peralatan otomotis” jelas Ibu Nindya. Bapak Cakra menambahkan “Selama pengenalan alat-alat di taman alat para mahasiswa diistruksikan agar tidak menyentuh peralatan tanpa seizing dari para pendamping dikarenakan beberapa peralatan sedang dalam proses pengukuran / pengamatan”. Terdapat dual alat untuk melakukan sampling guna mengetahui kualias udara apakah masih dalam keadaan sehat atau tidak. “Alat untuk sampling kualitas udara yaitu HV Sampler, sedangkan alat untuk sampling Air Hujan yaitu Automatic Rain Water Sampler” terang Ibu Afriyas.

Di sesi ke-3 para mahasiswa diajak melihat ruang observasi dan ruang data dan informasi. Di Ruang observasi terdapat berbagai display alat-alat otomatis yang berada di taman alat. Bapak Dewo meyampaikan berbagai penjelasan terkait cara membaca display-display tersebut “Display Iklim mikro menggambarkan kondisi cuaca di berbagai ketinggian, ada juga display anemometer yang memberikan informasi arah dan kecepatan angin, display AWS, AAWS dan lain-lain”.  Di akhir kegiatan kunjungan Bapak Restu mengucapkan ucapan terima kasih kepada mahasiswa Universitas Mataram “Melihat antusias adik-adik selama kunjungan ini saya merasa sangat senang dan saya ucapkan terima kasih, semoga apa yang diajarkan oleh rekan-rekan di BMKG bermanfaat” ungkapnya.