MataramFKIP Universitas Mataram menggelar pertemuan pertama Program Eurasia Foundation Tahun 2026 pada Selasa, 24 Februari 2026, bertempat di Aula A FKIP Universitas Mataram. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Universiti Kebangsaan Malaysia, yaitu Dr. Aizat Khairi, dengan tema “SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions – Building a Sustainable Society from a Global Perspective”.

Dalam pemaparannya, Dr. Aizat menjelaskan bahwa Sustainable Development Goals (SDGs) diadopsi pada tahun 2015 sebagai Agenda 2030, melanjutkan dan menyempurnakan Millennium Development Goals (MDGs) yang sebelumnya lebih berfokus pada kemiskinan dan kesehatan. SDGs hadir dengan pendekatan yang lebih komprehensif, termasuk penekanan pada hak asasi manusia dan penguatan institusi.

SDG 16 sendiri bertujuan untuk mendorong masyarakat yang damai dan inklusif, menyediakan akses terhadap keadilan bagi semua, serta membangun institusi yang efektif, akuntabel, dan inklusif di semua tingkatan. Ia menekankan bahwa tanpa institusi yang kuat, tujuan pembangunan lainnya akan sulit tercapai karena SDG 16 memiliki keterkaitan dengan seluruh tujuan pembangunan lainnya.

Gelar Pertemuan Perdana
Gelar Pertemuan Perdana

Dalam diskusi, Dr. Aizat mengangkat studi kasus pengungsi Rohingya sebagai contoh nyata tantangan keadilan global dan tata kelola lintas negara. Ia membandingkan pendekatan Indonesia dan Malaysia dalam menangani pengungsi, mulai dari aspek kemanusiaan, regulasi nasional, hingga tantangan integrasi sosial. Mahasiswa juga diajak untuk menganalisis kesenjangan kebijakan (gap analysis), mengidentifikasi peran institusi lokal, serta menelaah dampak terhadap kelompok marginal.

Pada sesi tanya jawab, mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait solusi jangka panjang bagi pengungsi, peran generasi muda dalam membangun perdamaian, hingga bagaimana institusi pendidikan dapat menciptakan lingkungan yang inklusif bagi kelompok termarginalkan.

Kegiatan ini menegaskan bahwa perubahan global tidak dapat terwujud tanpa kontribusi nyata di tingkat lokal. Institusi pendidikan, termasuk FKIP Universitas Mataram, memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai perdamaian, keadilan, serta penguatan tata kelola yang berintegritas melalui pendidikan dan pembelajaran yang reflektif dan kritis.

Bagikan berita ini!