Menutup Ramadan dengan Syukur dan Takwa: Pesan Penutup Kultum FKIP Universitas Mataram

Rangkaian Kultum Ba’da Sholat Zhuhur dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H di Musolla Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram resmi ditutup pada Kamis, 12 Maret 2026 / 22 Ramadan 1447 H. Kultum penutup tersebut disampaikan oleh Dr. Lalu Thohir, M.Pd. Sekretaris Prodi Magister Perencanaan Kepariwisataan, menyampaikan pesan reflektif mengenai pentingnya syukur, ketakwaan, dan akhlak dalam kehidupan seorang muslim, khususnya bagi civitas akademika di lingkungan perguruan tinggi.

Dalam tausiah penutupnya, Dr. Lalu Thohir menekankan bahwa rumus utama bertambahnya nikmat adalah rasa syukur kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa segala karunia yang diberikan kepada manusia, baik berupa ilmu, kesehatan, maupun kesempatan beribadah di bulan Ramadan, harus disyukuri dengan meningkatkan kualitas ibadah dan amal kebaikan. Beliau juga menyampaikan sebuah hadis yang menjelaskan bahwa orang yang akan memperoleh syafaat Rasulullah SAW di hari akhir adalah mereka yang sering bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Lebih lanjut, beliau mengutip riwayat dari Imam Tirmidzi tentang tiga nasihat penting Rasulullah SAW bagi umatnya, yaitu bertakwa kepada Allah di mana pun berada, segera melakukan kebaikan setelah melakukan keburukan, serta bergaul dengan sesama manusia dengan akhlak yang baik.

Nasihat tersebut menjadi pedoman moral yang relevan bagi kehidupan akademik maupun sosial, karena ketakwaan dan akhlak mulia merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang beradab dan berintegritas.

Sebagai penutup tausiah, Dr. Lalu Thohir menyampaikan kisah dialog terkenal antara Khalifah Umar bin Khattab dan sahabat Ubay bin Ka’ab tentang makna takwa. Dalam dialog tersebut, Ubay menggambarkan takwa seperti seseorang yang berjalan di jalan penuh duri, yang harus melangkah dengan sangat hati-hati agar tidak terkena duri.

Umar kemudian menyimpulkan bahwa takwa adalah hidup dengan kewaspadaan penuh terhadap larangan Allah SWT. Analogi tersebut mengajarkan bahwa ketakwaan bukan hanya konsep spiritual, tetapi juga sikap hidup yang penuh kesadaran, kehati-hatian, dan tanggung jawab dalam setiap tindakan.

Penutupan rangkaian Kultum Ramadan FKIP Universitas Mataram ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh civitas akademika untuk mempertahankan semangat ibadah, syukur, dan ketakwaan yang telah dibangun selama bulan Ramadan. Diharapkan nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama Ramadan dapat terus menjadi landasan dalam menjalankan aktivitas akademik, profesional, maupun kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan karakter berbasis nilai spiritual, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pembinaan kesehatan mental dan spiritual, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penanaman nilai integritas, tanggung jawab, dan akhlak mulia dalam kehidupan akademik dan sosial.

#FKIPUnram #UniversitasMataram #Ramadan1447H #KultumRamadan #PenutupKultum #TakwaDanSyukur #SpiritualCampus #PendidikanKarakter #SDG4 #SDG3 #SDG16 #KampusBerdampak #UnramUnggul

Bagikan berita ini!