FKIP Universitas Mataram Bekali 108 Mahasiswa PPG Calon Guru melalui Workshop Anti-Bullying untuk Mewujudkan Sekolah yang Aman dan Inklusif
Your Content Goes Here
Mataram – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram melalui Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) menyelenggarakan Workshop Anti-Bullying Mahasiswa Program Studi PPG Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 pada Kamis, 9 Juli 2026, bertempat di Aula Gedung A FKIP Universitas Mataram. Kegiatan ini merupakan upaya membekali calon guru dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Workshop ini diikuti oleh 108 mahasiswa PPG Calon Guru yang dipersiapkan untuk menjadi pendidik profesional sekaligus teladan dalam membangun budaya sekolah yang positif.
Dalam laporannya, Koordinator Program Studi PPG FKIP Universitas Mataram, Dr. H. Dadi Setiadi, M.Sc., menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan memberikan pemahaman kepada calon guru mengenai berbagai strategi untuk melindungi peserta didik serta menangani kasus-kasus bullying yang berpotensi terjadi di lingkungan sekolah. Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam menciptakan iklim pembelajaran yang aman dan mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.
Ia juga menegaskan bahwa salah satu roh dari Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) adalah terciptanya pembelajaran yang menyenangkan (joyful learning). Oleh karena itu, lingkungan belajar yang bebas dari intimidasi, diskriminasi, maupun kekerasan menjadi prasyarat utama agar peserta didik dapat berkembang secara akademik, sosial, dan emosional.
Sambutan Dekan FKIP Universitas Mataram disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Muh. Makhrus, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa workshop ini akan memberikan manfaat besar bagi para mahasiswa PPG yang dalam waktu dekat akan terjun langsung ke sekolah sebagai calon pendidik profesional.
Ia mengingatkan bahwa seorang guru tidak hanya mengajar melalui materi pelajaran, tetapi juga melalui sikap, perilaku, dan keteladanan yang ditunjukkan setiap hari. Peserta didik cenderung belajar melalui pengamatan terhadap perilaku gurunya. Oleh sebab itu, setiap tindakan dan ucapan guru akan menjadi contoh yang berpotensi ditiru oleh siswa. Guru diharapkan mampu menunjukkan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai saling menghargai, empati, dan kepedulian sehingga dapat mencegah munculnya perilaku perundungan di lingkungan sekolah.








Melalui workshop ini, FKIP Universitas Mataram menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan Program Pendidikan Profesi Guru yang tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dalam membangun lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, dan berorientasi pada kesejahteraan peserta didik. Diharapkan para calon guru mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan budaya sekolah yang menghormati keberagaman, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta bebas dari segala bentuk bullying.
Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs):
SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
#FKIPUnram #UniversitasMataram #UNRAM #PPGFKIPUnram #WorkshopAntiBullying #StopBullying #SekolahAman #DeepLearning #CalonGuruProfesional #PendidikanBerkualitas #SDGs #KampusBerdampak

