Mataram, 29 April 2026 — Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram (Unram), menyelenggarakan Workshop Review Kurikulum OBE-Berdampak S1 Pendidikan Kimia sebagai bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan mutu akademik dan memperkuat daya saing lulusan. Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan dan dosen.

Pelaksanaan workshop ini mengacu pada kebijakan Program Kampus Berdampak, pendekatan Outcome-Based Education (OBE), serta secara khusus merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 tentang pengembangan kurikulum pendidikan tinggi yang berorientasi pada capaian pembelajaran dan relevansi dengan kebutuhan zaman. Kegiatan dibuka oleh Dekan FKIP Unram, Drs. Lalu Zulkifli., Ph.D yang menegaskan pentingnya transformasi kurikulum yang adaptif, kontekstual, dan berdaya dampak.
Workshop menghadirkan narasumber ahli, yaitu Prof. Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T. (Ketua Tim Ahli Kurikulum, Belmawa, Kemdiktisaintek) dan Drs. I Made Sujana, M.A. (kepala pusat kurikulum dan inovasi pembelajaran, LPMPP Unram). Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga sesi utama.
Sesi pertama berisi pemaparan oleh Prof. Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T. mengenai pengembangan kurikulum pendidikan tinggi yang selaras dengan KKNI dan SN-Dikti berbasis pendekatan OBE, yang memberikan kerangka konseptual dalam penyusunan kurikulum berbasis capaian pembelajaran. Sesi kedua dilanjutkan dengan penyampaian hasil review kurikulum S1 Pendidikan Kimia sebagai bentuk evaluasi terhadap rancangan kurikulum OBE-Berdampak.

Pada sesi ketiga, narasumber dalam hal ini Drs. I Made Sujana, M.A. memberikan ulasan komprehensif terhadap hasil review tersebut sekaligus menyampaikan rekomendasi strategis yang sesuai dengan Pedoman Penyusunan Kurikulum Unram 2025, guna penyempurnaan kurikulum yang lebih inovatif, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan abad ke-21.
Workshop ini bertujuan untuk menghasilkan kurikulum yang mampu mencetak lulusan yang unggul, kompetitif, dan adaptif, sejalan dengan Making Indonesia 4.0. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah sistematis dalam penyesuaian kurikulum dengan standar internasional sebagai persiapan menuju akreditasi internasional ACQUIN.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram menegaskan komitmennya untuk mengembangkan kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi mahasiswa, masyarakat, dan perkembangan ilmu pengetahuan.









