Mataram, 20 Mei 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, Quality Education (Pendidikan Berkualitas), Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram, menyelenggarakan Workshop Pengembangan E-Modul bertajuk “Transformasi Pembelajaran Digital melalui Pengembangan E-Modul Berbasis AI dan Multimedia untuk Mendukung Kurikulum Internasional ACQUIN.” Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Program Studi untuk memperkuat inovasi pembelajaran digital sekaligus meningkatkan kualitas kurikulum menuju standar internasional ACQUIN. Workshop yang diselenggarakan di Ruang Workshop FKIP Universitas Mataram ini menghadirkan Dr. Rangga Firdaus, S.Kom., M.Kom., Ketua Program Studi Magister Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Lampung, anggota Tim SPADA Dikti, serta Tim MOOC APTIKOM, yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan pembelajaran digital dan desain instruksional berbasis teknologi. Kegiatan dibuka oleh Dekan FKIP Universitas Mataram bersama Koordinator Program Studi Pendidikan Kimia, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi, praktik pengembangan e-modul, serta diskusi interaktif. Workshop dirancang tidak hanya untuk memberikan pemahaman konseptual, tetapi juga pengalaman langsung bagi dosen dalam merancang e-modul yang mengintegrasikan multimedia interaktif, Artificial Intelligence (AI), serta platform pembelajaran digital yang mendukung implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Dalam pemaparannya, Dr. Rangga Firdaus menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar proses digitalisasi materi pembelajaran, melainkan perubahan paradigma dalam mendesain pengalaman belajar yang lebih fleksibel, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa. Ia memperkenalkan konsep digital mindset, yaitu pola pikir yang mendorong dosen dan mahasiswa untuk mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi serta memanfaatkannya sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Transformasi tersebut meliputi pengembangan konten digital, implementasi pembelajaran digital, praktik baik, hingga kolaborasi dalam implementasi kurikulum. Salah satu materi utama workshop adalah pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan e-modul. Narasumber menekankan bahwa AI bukanlah pengganti peran dosen, melainkan alat yang mampu mempercepat proses pengembangan bahan ajar, meningkatkan kreativitas, dan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.

Dalam sesi tersebut juga diperkenalkan berbagai perangkat berbasis AI dan multimedia yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun konten pembelajaran, membuat ilustrasi, video, evaluasi interaktif, hingga mengembangkan media pembelajaran digital yang lebih menarik. Peserta didorong untuk memiliki growth mindset, karena perkembangan teknologi akan terus berlangsung dan menuntut pendidik untuk terus belajar serta beradaptasi. Sebagaimana disampaikan dalam materi, “Kompetitor tidak peduli apakah kita menerima atau menolak AI, karena mereka telah memanfaatkannya.” Tidak hanya menyampaikan teori, workshop juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan secara langsung penyusunan e-modul interaktif dengan mengintegrasikan Moodle Berajah UNRAM, multimedia interaktif, dan berbagai fitur AI.

Pada sesi ini, peserta mempelajari komponen penyusun e-modul, langkah-langkah pengembangannya, hingga implementasi bahan ajar digital yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran di perguruan tinggi. Melalui praktik tersebut, dosen memperoleh pengalaman langsung dalam mengembangkan bahan ajar digital yang lebih adaptif, interaktif, dan mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Workshop ini menjadi salah satu langkah strategis Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram dalam mempersiapkan implementasi kurikulum internasional ACQUIN. Pengembangan e-modul berbasis AI dan multimedia diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, memperkuat implementasi Outcome-Based Education (OBE), serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi digital sesuai dengan kebutuhan abad ke-21. Sejalan dengan SDG 4: Quality Education, kegiatan ini menegaskan komitmen Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram untuk terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi. Ke depan, hasil workshop ini diharapkan menjadi dasar pengembangan e-modul pada setiap mata kuliah sehingga proses pembelajaran semakin interaktif, berpusat pada mahasiswa, serta mampu mendukung tercapainya standar akademik internasional.

Bagikan ke sosial media anda!