Mataram, 9 Mei 2026 — Program Studi Pendidikan Sosiologi FKIP Universitas Mataram kembali menghadirkan pembelajaran kontekstual melalui kegiatan kuliah lapangan pada mata kuliah Etnografi Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengunjungi Desa Ende, salah satu desa adat Suku Sasak yang masih mempertahankan tradisi dan kearifan lokalnya.
Sebanyak mahasiswa semester 6 yang terdiri dari empat kelas mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Rombongan berangkat bersama dari kampus FKIP menggunakan bus menuju lokasi kegiatan di Lombok Tengah.
Setibanya di Desa Ende, mahasiswa disambut secara meriah oleh masyarakat setempat melalui pertunjukan musik tradisional kendang beleq serta atraksi budaya presean yang menjadi simbol keberanian dan identitas budaya masyarakat Sasak. Penyambutan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada tamu, tetapi juga menjadi pintu masuk pembelajaran budaya yang autentik bagi mahasiswa.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mempelajari kehidupan sosial masyarakat Desa Ende melalui pendekatan etnografi, dengan fokus pada tujuh unsur kebudayaan universal, meliputi sistem religi, organisasi sosial, sistem pengetahuan, bahasa, kesenian, sistem mata pencaharian, serta teknologi dan peralatan hidup.
Proses pembelajaran dilakukan secara langsung melalui pendampingan pemandu (guide) lokal yang berasal dari warga desa. Selain itu, mahasiswa juga melakukan wawancara dengan masyarakat setempat untuk menggali informasi lebih dalam mengenai praktik budaya yang masih dijalankan hingga saat ini.
Kegiatan ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan observasi, analisis sosial, serta keterampilan penelitian lapangan. Dengan terjun langsung ke masyarakat, mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu melihat dinamika sosial budaya secara nyata.
Melalui kuliah lapangan ini, diharapkan mahasiswa semakin memiliki kepekaan sosial dan mampu mengaplikasikan pendekatan etnografi dalam memahami keberagaman budaya Indonesia, khususnya budaya lokal masyarakat Sasak di Lombok.

