Mataram, 6–7 Agustus 2025Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram menyelenggarakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) untuk Program Studi Magister Pendidikan Dasar yang menghadirkan dua asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), yakni Prof. Dr. Sri Utaminingsih, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Gede Wira Bayu, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Rektor Universitas Mataram, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D., yang menegaskan capaian luar biasa Unram dalam beberapa tahun terakhir. “Kita baru saja mengalami musibah banjir, namun berkat kerja sama dan kolaborasi yang baik, dampaknya hampir tidak terlihat. Dulu kami hanya memiliki tiga prodi berakreditasi unggul, namun kini jumlahnya sudah lebih dari 30. Semua ini bukan hanya soal angka, tetapi juga kualitas yang kita bangun,” ungkapnya.

Rektor juga menyampaikan perkembangan signifikan Unram menuju status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). “Nilai kita sudah mencapai 321,56, melampaui batas 300 yang ditetapkan. Namun, kami belum mengajukan karena masih berfokus meningkatkan pemasukan agar tidak hanya bergantung pada UKT. Jika target capaian income terpenuhi, maka segera kita menuju PTNBH,” jelasnya.

Asesmen Lapangan Prodi
Asesmen Lapangan Prodi

Selain itu, Rektor menekankan bahwa Unram berada di peringkat pertama serapan anggaran PTN BLU, kinerja anggaran peringkat dua nasional, dengan akuntabilitas kinerja bernilai A, dan selalu memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bahkan, Unram dianugerahi sebagai BLU terbaik dalam kinerja anggaran oleh Menteri Keuangan RI. Dari sisi akademik, Unram kini memiliki 124 guru besar, termasuk 26 guru besar dari FKIP, yang menjadi fakultas dengan jumlah prodi unggul terbanyak di universitas.

“FKIP, khususnya Prodi Magister Pendidikan Dasar, perlu terus mendapatkan masukan dan kritik untuk perbaikan. Kami percaya, kebaikan akan dibalas dengan kebaikan, begitu pula sebaliknya,” pungkas Rektor.

Sementara itu, asesor pertama, Prof. Dr. Sri Utaminingsih, menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat dari Unram. “Luar biasa, Pak Rektor bisa hadir di tengah kesibukan yang luar biasa. Mohon doa agar proses asesmen lapangan ini berjalan lancar, dan semoga semua data bisa dikonfirmasi serta dibuktikan,” ujarnya.

Asesor kedua, Dr. Gede Wira Bayu, menegaskan prinsip utama dalam tugas asesor. “Asesor itu pendamping, bukan untuk memanfaatkan posisi. Prinsip kami adalah berjalan beriringan dan bersinergi demi kemajuan pendidikan Indonesia. Kami ingin mengakomodasi poin-poin yang berdampak besar, dan walau nanti kita harus begadang, setidaknya begadang itu bermanfaat,” jelasnya.

Kegiatan asesmen lapangan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan FKIP Unram dalam meningkatkan mutu pendidikan, memastikan akuntabilitas, serta menjaga komitmen pada visi universitas menuju kelas dunia.

Bagikan berita ini!