FKIP Universitas Mataram Lepas 10 Mahasiswa Peserta Joint Class dan Heritage Trail ke Universiti Malaysia Terengganu

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram secara resmi melepas mahasiswa peserta program Joint Class dan Heritage Trail di Universiti Malaysia Terengganu (UMT), Malaysia, sebagai bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi akademik dan meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa di tingkat global. Kegiatan pelepasan yang berlangsung di lingkungan FKIP Universitas Mataram ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya seluruh 10 Program Studi S1 di FKIP berpartisipasi bersama dalam satu program mobilitas internasional. Para mahasiswa dijadwalkan berangkat pada 3 Agustus 2026 dan akan mengikuti rangkaian kegiatan akademik serta pertukaran budaya di UMT selama tujuh hari hingga 10 Agustus 2026.

Dalam laporannya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP Universitas Mataram, Dr. Muh. Makhrus, M.Pd., menyampaikan bahwa kesempatan mengikuti program di UMT merupakan hasil kerja sama yang memberikan ruang bagi FKIP Universitas Mataram untuk mengirimkan mahasiswa dari seluruh program studi S1. Mengingat waktu persiapan yang relatif singkat, proses penentuan peserta dilakukan melalui rekomendasi langsung dari masing-masing program studi dengan mempertimbangkan prestasi akademik, potensi, dan kemampuan mahasiswa sebagai representasi terbaik fakultas.

Dr. Muh. Makhrus menjelaskan bahwa sebanyak 10 mahasiswa FKIP terpilih mengikuti program tersebut, sementara secara keseluruhan terdapat 17 mahasiswa Universitas Mataram yang berpartisipasi, termasuk tujuh mahasiswa dari fakultas lain. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung persiapan seluruh program studi FKIP yang sedang menuju akreditasi internasional ACQUIN, sekaligus memperluas jejaring akademik di tingkat internasional.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kantor Urusan Internasional Universitas Mataram, Dr. Dewi Satria Elmiana, M.Pd., menyampaikan informasi teknis mengenai pelaksanaan program. Seluruh peserta akan disambut langsung oleh tim Universiti Malaysia Terengganu setibanya di Malaysia, sementara kebutuhan akomodasi selama kegiatan telah difasilitasi oleh pihak UMT. Para mahasiswa akan didampingi oleh Asrin Dimas, dosen dari Program Studi Ilmu Informasi, serta diwajibkan menyusun laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik. Selain itu, seluruh peserta akan memperoleh sertifikat sebagai pengakuan atas partisipasi mereka dalam program internasional tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun mendatang sekitar 20 mahasiswa UMT direncanakan akan mengikuti kegiatan serupa di FKIP Universitas Mataram sebagai bentuk timbal balik kerja sama kedua institusi.

Sementara itu, Dekan FKIP Universitas Mataram, Drs. Lalu Zulkifli, M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa program ini merupakan momentum bersejarah bagi FKIP karena untuk pertama kalinya seluruh program studi jenjang sarjana dapat berpartisipasi secara bersama dalam kegiatan internasional. Menurutnya, partisipasi aktif mahasiswa dalam mobilitas internasional tidak hanya mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, tetapi juga menjadi referensi penting dalam mempersiapkan mahasiswa yang mampu bersaing di tingkat global.

Dekan menegaskan bahwa fakultas akan terus membuka berbagai peluang pengembangan diri bagi mahasiswa, namun keberhasilan tetap ditentukan oleh kesungguhan masing-masing individu dalam memanfaatkan kesempatan tersebut. Beliau berpesan agar seluruh peserta mematuhi seluruh ketentuan administratif, menghormati norma dan budaya negara tujuan, menjaga sikap, etika, serta nama baik Universitas Mataram selama mengikuti kegiatan. Di akhir sambutannya, Dekan secara resmi melepas seluruh mahasiswa untuk mengikuti program Joint Class dan Heritage Trail di Universiti Malaysia Terengganu.

Melalui program ini, FKIP Universitas Mataram terus memperkuat komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi global, wawasan lintas budaya, dan daya saing internasional. Kolaborasi dengan Universiti Malaysia Terengganu diharapkan menjadi awal dari berbagai program akademik berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan pengalaman belajar internasional, SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui perluasan akses mahasiswa terhadap pendidikan global, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama internasional antara Universitas Mataram dan Universiti Malaysia Terengganu.

#FKIPUnram #UniversitasMataram #UniversitiMalaysiaTerengganu #UMT #JointClass #HeritageTrail #InternationalMobility #Internationalization #ACQUIN #SDG4 #SDG10 #SDG17 #KampusBerdampak #UnramUnggul #BerdampakUnggulBerdayaSaingGlobal

Bagikan berita ini!