Mataram, FKIP Universitas MataramFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram (Unram) kembali memperluas kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi dosen dan mahasiswa dalam Summer School 2026 yang diselenggarakan oleh Kassel Institute for Sustainability, University of Kassel, Jerman, pada 20–25 Juli 2026. Kegiatan ini melibatkan Dr. Ahmad Junaidi, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP, sebagai pengajar dan fasilitator, serta dua mahasiswa FKIP yang sedang mengikuti program mobilitas akademik di University of Kassel, yaitu Rizki Al Farisi (Pendidikan Bahasa Inggris) dan Atha Dara Radeisyah (PG PAUD), sebagai peserta luring. Selain itu, sebanyak 25 mahasiswa FKIP Universitas Mataram turut berpartisipasi secara daring dalam rangkaian kegiatan Summer School, sehingga memperluas keterlibatan sivitas akademika FKIP dalam forum akademik internasional.

Kegiatan Summer School merupakan program dari Kassel Institute for Sustainability menggandeng CHANGES, sebuah kolaborasi antara Universitas Mataram dan University of Kassel yang berfokus pada pengembangan pendidikan guru, pendidikan berkelanjutan, serta penguatan kerja sama akademik internasional. Melalui program ini, peserta dari berbagai negara berdiskusi dan bertukar gagasan mengenai isu-isu keberlanjutan, masyarakat adat, pendidikan global, dan transformasi pembelajaran di abad ke-21.

Sebagai salah satu pengajar, Dr. Ahmad Junaidi mengisi beberapai sesi termasuk Introduction to Critical Literacy/Critical Pedagogy yang membahas pentingnya pendidikan kritis dalam membangun kesadaran terhadap persoalan sosial, budaya, dan lingkungan. Ia juga menyampaikan kuliah bertajuk “Rethinking Sustainability: Local Perspectives from Lombok, Indonesia”, yang mengangkat konsep keberlanjutan dari perspektif masyarakat adat Bayan di Lombok. Materi tersebut memperkenalkan bagaimana nilai-nilai budaya, hubungan harmonis dengan alam, dan kearifan lokal masyarakat adat dapat menjadi sumber pembelajaran penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Summer school
Summer school
Summer school

Selain menjadi narasumber, Dr. Ahmad Junaidi juga dipercaya sebagai fasilitator dalam beberapa sesi refleksi kelompok (Group Work: What Have We Learned So Far?). Melalui sesi tersebut, peserta diajak merefleksikan pengalaman belajar, berdialog secara kritis, serta menghubungkan berbagai perspektif yang muncul selama Summer School dengan tantangan pendidikan dan keberlanjutan di negara masing-masing.

Sementara itu, Rizki Al Farisi dan Atha Dara Radeisyah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara langsung di Kassel bersama peserta internasional lainnya. Kehadiran mereka memberikan kesempatan untuk memperluas wawasan akademik, memperkuat kompetensi lintas budaya, serta membangun jejaring dengan mahasiswa dari berbagai negara. Di waktu yang sama, 25 mahasiswa FKIP yang mengikuti kegiatan secara daring tetap memperoleh kesempatan berpartisipasi dalam diskusi, refleksi, dan berbagai sesi akademik bersama para pakar internasional.

Partisipasi dosen dan mahasiswa FKIP Universitas Mataram dalam Summer School 2026 menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam mendorong internasionalisasi pendidikan. Keterlibatan sebagai pengajar, fasilitator, maupun peserta tidak hanya memperkuat kolaborasi antara Universitas Mataram dan University of Kassel, tetapi juga memperluas kontribusi FKIP dalam pengembangan pendidikan yang kritis, inklusif, dan berkelanjutan di tingkat global.

Bagikan berita ini!