Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai memberikan dampak nyata bagi pembelajaran di sekolah dasar. Hal ini terlihat dalam kegiatan workshop pemanfaatan ChatGPT dan Magic School yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram dan guru-guru SD di Gugus 1 Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Workshop ini bertujuan membantu guru menghadapi tantangan pembelajaran di era digital, khususnya dalam menyusun perangkat ajar yang selama ini membutuhkan waktu dan tenaga besar. Melalui ceramah interaktif, demonstrasi, serta praktik langsung, para guru dibekali keterampilan menggunakan AI untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), bahan ajar, soal evaluasi, dan rubrik penilaian secara lebih cepat dan praktis.

Sebelum mengikuti kegiatan, sebagian besar peserta mengaku belum pernah memanfaatkan teknologi AI dalam pembelajaran. Beban administrasi yang tinggi membuat pembaruan perangkat ajar kerap terabaikan. Kehadiran ChatGPT dan Magic School pun menjadi solusi yang membuka wawasan baru bagi para guru.

Salah satu peserta menyampaikan bahwa penggunaan AI membuat persiapan mengajar menjadi lebih ringan, sehingga guru dapat lebih fokus pada strategi pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan bagi siswa. Hasil evaluasi menunjukkan mayoritas peserta menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan di kelas.

Melalui kolaborasi ini, FKIP Unram berharap literasi digital guru semakin meningkat dan pembelajaran berbasis teknologi dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah dasar. Kegiatan PKM akan berlanjut tahun 2026 dengan 2 kegiatan, yaitu pengembangan profil guru dan website sekolah berbasis Google Sites dan pemanfaatan inovasi pembelajarn digital.

Tim Pengabdi Swadana: I Made Sujana, H.L. Nurtaat, Eka Fitriana, La Ode A.H. Munandar, Darin Fadhilah, Rozi Setiawan